Selamat Datang di www.startaniche.com, website yang Mengulas informasi seputar kesehatan, lifestyle, android, traveling, parenting dll. Semoga anda menemukan apa yang anda cari disini. Terima Kasih

HomeParenting

Contoh Permainan yang Mendidik untuk Anak SD

Contoh Permainan yang Mendidik untuk Anak SD
Like Tweet Pin it Share Share Email

Dunia anak merupakan dunia yang dipenuhi dengan keceria-an dan merupakan masa dimana sebagian besar waktu mereka dihabiskan dengan bermain. Dengan semakin modernnya dunia dan di era digital teknologi seperti saat sekarang ini banyak sekali bermunculan jenis permainan (game) anak yang berbau digital. Media seperti telepon genggam yang berbasis android atau laptop merupakan media yang sering kita lihat menjadi wahana bermain anak saat sekarang ini.

Dengan semakin berkembangnya permainan untuk anak di era sekarang ini, tentunya sebagai orang tua wajib memilah dan memilih jenis permainan anak yang aman serta mendidik untuk anak-anak kita. Jauhkan anak-anak dari konten media atau permainan yang berbau pornografi, kekerasan, horor, perjudian, dan lainnya yang tidak mendidik.

Ada beberapa jenis permainan untuk anak yang bisa diberikan orang tua kepada anaknya yang dapat memberikan efek positif bagi si anak, yaitu antara lain :

  1. Permainan lego, Bapak-ibu di rumah tentu sudah tidak asing lagi dengan permainan lego ini, lego ini bisa dibeli di toko-toko mainan anak dan tersedia dengan berbagai macam variasinya. Kegiatan utama dari permainan lego ini adalah memasangkan bagian per bagian lego melalui slot yang ada di lego tersebut, lego tersebut dapat dibentuk menjadi bermacam-macam pola, bisa dibuat menjadi robot, pesawat, mobil, hewan, dan banyak lagi. Permainan ini melatih kesabaran anak dalam memasangkan dan mencocokkan bagian-bagian lego tersebut, melatih imajinasi anak dalam membentuk pola dari lego yang dipasangnya.
  2. Menggambar, sediakan buku gambar dan pensil warna yang telah ada gambar di dalamnya, bisa berupa gambar buah-buahan, hewan, tumbuhan, bentuk geometris, kendaraan dan lain sebagainya kemudian minta kepada anak untuk mewarnai gambar tersebut, beri instruksi kepada anak, misalnya ; “nak, ambil pensil warna kuning ya, warnai buah pisangnya, buah pisang kan warnanya kuning ” demikian seterusnya. Dengan aktifitas menggambar dan mewarnai ini anak akan dilatih menyebut dan membedakan serta menghafal warna, benda, dan seterusnya, aktifitas ini juga membantu mengasah kognitif, afektif dan psikomotorik otak anak.
  3. Bernyanyi dan mendengarkan lagu, permainan ini tentunya sangat gampang dilakukan, tidak membutuhkan aktifitas khusus untuk melakukannya. Sambil menyuapin anak atau memandikan anak pun kita bisa melakukkannya. Dengan mengajarkan dan mengajak anak bernyanyi atau mengajak anak untuk mendengarkan lagu/musik akan secara naluriah anak mengikutinya mereka akan ikut bernyanyi walaupun dalam kata yang terbata-bata tetapi secara tidak langsung anak dapat “menghapal” lagu atau nyanyian tersebut, anak dapat belajar melafalkan kata-kata dari bait-bait nyanyian, mengasah panca indera anak terutama sekali indera pendengaran dan bicara.

Demikianlah beberapa aktifitas permainan untuk anak yang mendidik, sebagai orang tua, bapak-ibu diharapakan mengarahkan anak-anak mereka (terutama yang masih berada pada usia balita) untuk memilih permainan yang aman, nyaman, dan tentunya mendidik agar nantinya dapat tercipta generasi-generasi anak Indonesia yang cerdas dan terampil.