Selamat Datang di www.startaniche.com, website yang Mengulas informasi seputar kesehatan, lifestyle, android, traveling, parenting dll. Semoga anda menemukan apa yang anda cari disini. Terima Kasih

HomeLifestyle

Berbagai Macam Jenis Mata Bor Sumur

Berbagai Macam Jenis Mata Bor Sumur
Like Tweet Pin it Share Share Email

Mata bor sumur adalah peralatan yang langsung menyentuh formasi. Mata bor ini digunakan untuk menembus formasi dengan cara pemberian beban di mata bor. Ada berbagai macam bagian dari mata bor tersebut seperti shank. Shank adalah alur yang dimasukkan di dalam box di bottom collar. Selain itu ada pula bit lugs. Bit lugs adalah peralatan yang digunakan untuk dudukan poros serta cones. Cones sendiri ialah roda bergigi yang berputar di mata bor. Apakah Anda pernah mendengar fluid passageway. Bagian ini adalah nozzle yang berada di bottom, ia digunakan untuk menyemprotkan lumpur ke formasi.

Sebenarnya, ada berbagai macam jenis serta model dari mata bor yang dipergunakan untuk membuat sumur dalam. Mata bor ini akan digunakan untuk menembus permukaan serta bagian dari tanah dengan cara pemberian beban. Untuk memudahkan penggalian, penggalian bisa disesuaikan dengan jenis mata bor. Berikut berbagai macam jenis dari mata bor untuk sumur.

Pertama, drag bit. Drag bit tidak mempunyai bagian roda dengan gerakan mengeruk saat dipergunakan. drag bit ini menggunakan alat yang terbilang sudah lama. Pada umumnya, drag bit hanya dilakukan untuk pengeboran permukaan, namun sekarang ini telah banyak yang beralih di model roller cone bit. Model dari jenis mata bor sumur yang satu ini sering dipergunakan untuk membuat lubang pada lapisan lunak sehingga mempunyai nozzle jet yang digunakan untuk menyemprot blander agar selalu bersih dan lumpur pun mudah keluar dari batang pipa. Di mata tajamnya juga dibuat dari berbagai baja, dan di bagian muka biasanya diperkuat dengan tungsten carbide.

Kedua, roller cone. Model seperti roller cone ini mempunyai bagian kerucut yang bisa bergerak memutar. Ia memiliki fungsi sebagai penghancur lapisan batuan sehingga bisa menembus dan membuat lubang sumur yang paling dalam, bahkan banyak perusahaan pengeboran minyak yang sering menggunakan roller cone ini. roller cone mempunyai mata gigi berbeda di tiap bit nya dan menyesuaikan pada kegunaan. Bila Anda akan mengebor di lapisan yang lunak, maka Anda bisa menggunakan mata yang bergigi panjang dan memiliki jumlah gigi lebih sedikit, begitu pula sebaliknya, bila ingin mengebor batuan keras, lebih baik memilih mata bor yang mempunyai gigi rapat dan pendek. Bagian paling tajam dibedakan menurut komposisi materialnya.mata bor sumur

Ketiga, diamond bit. Membuat lubang sumur dengan mempergunakan mata bor jenis diamond bit ini bukan mengeruk atau pun menggunakan gigi yang berputar, namun diamond bit ini bekerja dengan cara menggores permukaan karena adanya butiran intan yang terpasang di besi. Sehingga, hasil pengeboran berlangsung begitu lambat. Penggunaan material intan lebih banyak dipilih sehingga sekarang karena merupakan zat padat, diamond bit semakin diandalkan. Kelebihan yang dimiliki oleh diamond bit ialah mempunyai usia pakai yang jauh lebih awet, tetapi belakangan ini sudah jarang karena lajunya kalah cepat dengan model lain.

Sebenarnya, bagaimana jika kita menggunakan mata bor sumur yang tidak sesuai, seperti seharusnya menggunakan diamond bit namun malah menggunakan model roller cone. Jika Anda menggunakan mata bor yang tidak sesuai, sudah pasti hasilnya tidak akan menjadi maksimal. Pengeboran bisa jadi akan dilakukan dengan sangat lama. Bahkan, bila terlalu memaksakan nya, mata bor akan menjadi mudah rusak. Bayangkan saja jika mata bor yang seharusnya digunakan untuk membor tanah yang lunak, malah digunakan untuk membor tanah yang keras. Pasti akan mempercepat kerusakan bukan?